Ical Minta Satgas Dievaluasi, Denny Ungkap Percakapan di Jatiluhur

Ical Minta Satgas Dievaluasi, Denny Ungkap Percakapan di Jatiluhur

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2011 18:35 WIB
Ical Minta Satgas Dievaluasi, Denny Ungkap Percakapan di Jatiluhur
Jakarta - Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie meminta Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dievaluasi dan diganti. Staf khusus Presiden bidang hukum Denny Indrayana pun teringat lagi percakapan Ical dengannya di Bendungan Jatiluhur, Jawa Barat.

Hal itu dikatakan Denny saat ditanya tentang permintaan Ical usai seminar di Asrama Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran di Jalan Batan, Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2011).

"Saya pernah ketemu dengan Pak Ical di Jatiluhur," ujar Denny yang lantas mengulang kembali percakapannya dengan Ical saat acara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bendungan Jatiluhur beberapa bulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiap lembaga negara, imbuh Denny, wajib dievaluasi. Satgas pun setiap hari mengevaluasi diri. "Jadi tidak hanya Satgas, semua lembaga dievaluasi," jelas Denny.

Apakah siap kalau akan diganti Presiden?

"Itu hak prerogatif Presiden. Kita tidak dalam posisi mengajukan diri atau menolak. Yang terpenting tak akan surut selangkah pun, presiden sudah memerintahkan bersihkan mafia hukum, dan mengutamakan yang big fish agar Indonesia lebih sejahtera. Apapun rintangannya kami pantang mundur," tandas Denny.

Berikut flashback percakapan Denny dengan Ical menurut penuturan Denny kepada wartawan:

"Denny, kamu yang menyebut 3 perusahaan dalam kasus Gayus," ujar Ical seperti ditirukan Denny.

"Saya saat itu sebagai saksi dalam persidangan, di bawah sumpah. Nah, pernyataan itu juga diungkapkan oleh Gayus," jawab Denny.

"Satgas juga yang mengatakan, kalau Gayus ke Bali ketemu dengan saya. Semua itu Satgas yang ngatur," timpal Ical yang ditirukan Denny.

"Saat itu saya sedang naik haji di Madinah. Saya sedang ibadah, gimana saya bisa mengatur itu. Abang dapat info dari mana? Infonya tidak tepat," jawab Denny.

"Denny kamu itu orang Sri Mulyani," jelas Ical yang dituturkan Denny.

"Kita perlu komunikasi lebih sering," jawab Denny.

"Nanti kita selesaikan secara politik," timpal Ical ditirukan Denny.

"Ini persoalan hukum," ujar Denny.

"Oke kita selesaikan secara politik dan hukum," ujar Ical.

"Kita selesaikan saja secara baik-baik," timpal Denny.
(nwk/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini