Hal itu dikatakan Denny saat ditanya tentang permintaan Ical usai seminar di Asrama Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran di Jalan Batan, Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2011).
"Saya pernah ketemu dengan Pak Ical di Jatiluhur," ujar Denny yang lantas mengulang kembali percakapannya dengan Ical saat acara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bendungan Jatiluhur beberapa bulan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah siap kalau akan diganti Presiden?
"Itu hak prerogatif Presiden. Kita tidak dalam posisi mengajukan diri atau menolak. Yang terpenting tak akan surut selangkah pun, presiden sudah memerintahkan bersihkan mafia hukum, dan mengutamakan yang big fish agar Indonesia lebih sejahtera. Apapun rintangannya kami pantang mundur," tandas Denny.
Berikut flashback percakapan Denny dengan Ical menurut penuturan Denny kepada wartawan:
"Denny, kamu yang menyebut 3 perusahaan dalam kasus Gayus," ujar Ical seperti ditirukan Denny.
"Saya saat itu sebagai saksi dalam persidangan, di bawah sumpah. Nah, pernyataan itu juga diungkapkan oleh Gayus," jawab Denny.
"Satgas juga yang mengatakan, kalau Gayus ke Bali ketemu dengan saya. Semua itu Satgas yang ngatur," timpal Ical yang ditirukan Denny.
"Saat itu saya sedang naik haji di Madinah. Saya sedang ibadah, gimana saya bisa mengatur itu. Abang dapat info dari mana? Infonya tidak tepat," jawab Denny.
"Denny kamu itu orang Sri Mulyani," jelas Ical yang dituturkan Denny.
"Kita perlu komunikasi lebih sering," jawab Denny.
"Nanti kita selesaikan secara politik," timpal Ical ditirukan Denny.
"Ini persoalan hukum," ujar Denny.
"Oke kita selesaikan secara politik dan hukum," ujar Ical.
"Kita selesaikan saja secara baik-baik," timpal Denny.
(nwk/fay)










































