"Saya tidak melihat adanya ancaman nonmiliter apalagi teror melalui twitter," ujar Pram kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2011).
Pram mengaku tak pernah mengkhawatirkan apa yang ditakutkan Menham. Pram mengaku tak pernah melihat adanya ancaman terhadap NKRI melalui twitter.
"Saya sendiri tidak mengkhawatirkan sehingga apapun yang disampaikan Menhan ini berlebihan karena selama ini menurut saya aman-aman saja," jelasnya Pram yang aktif di twitter dengan akun @Pramonoanung.
Apalagi, menurut Pram, masyarakat sudah memahami bahaya tersebut. Sehingga tidak akan dengan mudah terprovokasi lewat ancaman tersebut.
"Ya menurut saya itu statement yang tidak perlu karena masyarakat sekarang ini sudah luar biasa dan tidak akan terteror terhadap ancaman di twitter. Orang yang masuk di dalam dunia maya sudah ada swasensor diri sendiri," ungkapnya.
Lebih dari itu, Pram meyakini para teips tidak akan mudah memperayai begitu saja informasi dari twitter. "Saya tidak tahu dalam konteks apa Menhan menyampaikan tapi masyarakat tahu mana yang salah dan mana yang benar," tandasnya.
(van/ndr)











































