9 Tewas di Cirebon Akibat Sopir Mengantuk

9 Tewas di Cirebon Akibat Sopir Mengantuk

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2011 15:20 WIB
Cirebon - Kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura Cirebon yang menyebabkan 9 orang tewas, disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk. Bukan akibat ban pecah seperti dugaan awal.

"Di situ memang ada lubang di jalan. Tetapi tidak besar. Karena pengemudi ngantuk, mungkin juga menghindari lubang itu, minibus ini lalu oleng ke arah kanan, sehingga melewati median jalan," ujar Kapolres Cirebon AKBP Edi Mardiyanto saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (27/1/2011).

Setelah melewati median, pada saat yang bersamaan, datang truk gandeng yang mengangkut biji plastik dari arah berlawanan. Tabrakan pun tidak terhindarkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi tabrakan ini berlawanan arah, truk bukan datang dari belakang," lanjut Edi.

Edi menjelaskan saat itu kecepatan minibus sedang tinggi diatas 100 km/jam. Sehingga akibatnya sangat fatal.

Saat ini, sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan terkait tabrakan, termasuk sopir truk gandeng Eko Prayitno yang merupakan warga Kediri Jawa Timur.

Seperti diberitakan, dini hari tadi, kecelakaan maut antara elf dan truk gandeng merenggut 9 nyawa di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon.

(rdf/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads