Aksi Warga Sumbawa Tuntut Divestasi Newmont Berbuntut Rusuh

Aksi Warga Sumbawa Tuntut Divestasi Newmont Berbuntut Rusuh

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2011 13:06 WIB
Jakarta - Sekitar 500 orang warga Sumbawa Barat berunjuk rasa di di area pertambangan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), Desa Benete, Kecamatan Maluk. Aksi berbuntut kerusuhan ketika polisi berusaha mencegah massa menyerbu masuk ke dalam dermaga.

Kerusuhan dipicu oleh seorang warga yang mencoba memanjat pagar pelabuhan. Polisi yang melihatnya langsung menurunkannya secara paksa. Tapi tindakan itu malah disambut aksi baku hantam antara pengunjuk rasa dengan polisi, Kamis (27/1/2011).

Seorang peserta aksi sempat diamankan aparat, namun akhirnya dilepas, atas desakan
massa. Sebelumnya massa melakukan orasi menuntut agar pemerintah menyerahkan divestasi tujuh persen saham yang dilepas pada 2010 kepada Pembab Sumbawa Barat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Massa juga menuntut Newmont mematuhi Peraturan Daerah KSB No I/2010 tanpa syarat. Di dalam Perda itu memungkinkan Pemkab Sumbawa Barat memungut sedikitnya Rp 250 miliar dari PT NTT setiap tahunnya dengan dalih komisi kegiatan pertambangan.

Tapi setelah sekian lama berorasi, belum juga ada perwakilan menajemen PT NNT yang datang untuk menemui. Bosan menunggu, massa mulai bertindak anarkis dengan mencabut papan-papan peringatan keselamatan kerja yang berada di sekitar lokasi.

Aparat menahan massa aksi di akses jalan utama yang menghubungkan lokasi tambang ke dalam
dermaga pelabuhan tempat pengapalan konsentrat. Niat pengunjuk rasa menggelar aksi hingga ke pusat tambang tak kesampaian.

(lh/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini