Melihat Kecanggihan Pusat Penanggulangan Bencana Ala BPPT

Melihat Kecanggihan Pusat Penanggulangan Bencana Ala BPPT

- detikNews
Kamis, 27 Jan 2011 12:54 WIB
Melihat Kecanggihan Pusat Penanggulangan Bencana Ala BPPT
Jakarta - Ruangan itu berada di lantai 20 Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Tidak terlalu besar. Namun di sinilah pusat penanggulangan bencana yang dibuat BPPT.

Peralatan-peralatan canggih terhampar di ruangan yang terletak di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (27/1/2011).

Usai keluar dari lift, jika kita belok kanan akan melihat berbagai ruangan. Tempat ini berisi komputer-komputer yang dapat mengetahui segala macam kondisi lingkungan yang terjadi di pelosok nusantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai dari kondisi cuaca, kebakaran hutan, gempa, tsunami Aceh, kondisi gunung, hingga prakiraan penyebaran hama tanaman. "Dan ini 24 jam nonstop kita pantaunya," kata Direktur BPPT Ir Isman Justanto.

Semua informasi itu nanti dapat dipantau di sebuah layar berukuran besar, yang berada di tengah ruangan. Informasi apa pun yang dibutuhkan, dapat langsung ditampilkan di layar itu.

Contohnya saat Menko Kesra Agung Laksono beserta Menteri PU Djoko Kirmanto meninjau ruangan ini, informasi yang ditampilkan adalah kondisi terkini gunung Merapi. Dengan konsep 3 dimensi, Agung dapat melihat aliran lahar dingin gunung ini. Daerah mana yang aman terkena aliran lahar juga dapat terpantau.

Kecanggihan lainnya, kita dapat mengetahui dengan pasti kawasan mana saja yang sedang diguyur pada daerah dalam radius 100 km dari Serpong. Konsep ini sendiri dinamakan Sijampang (Sistem Informasi Hujan dan Genangan Berbasis Keruangan).

Sedangkan di sisi sebelah kiri lift, kita akan menemukan pusat gempa dan tsunami Indonesia. Seluruh Bouy (warning early sistem) yang ada di Indonesia akan bisa dilihat.

Isman menjelaskan, publik dapat melihat seluruh informasi ini dalam situs mereka www.neonet.bppt.go.id. Mengenai kondisi hujan, publik juga dapat mengakses cepat melalui twitter @infohujan.

Segala informasi yang ada di sini, nanti akan dikirim ke AHA Centre (Asean Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management) yang berada di lantai 17 gedung yang sama. AHA Centre akan menjadi pusat informasi berbagai bencana yang terjadi di kawasan ASEAN.

Nantinya, seluruh informasi dari masing-masing negara akan masuk ke AHA. Tempat ini juga yang nanti akan kembali menginformasikannya ke negara-negara lain.

"Kita berharap dengan berfungsinya AHA Centre, kapasitas dan kapabilitas penanganan bencana di Indonesia juga semakin meningkat," kata Agung. (mok/aan)


Berita Terkait