Di Kota Suez, para demonstran bahkan membakar sebuah gedung pemerintah. Pasukan keamanan pun menggunakan meriam-meriam air, peluru karet, pentungan dan gas air mata untuk membubarkan massa.
Menurut pejabat-pejabat keamanan Mesir, seperti diberitakan Press TV, Kamis (27/1/2011), sejauh ini sudah 700 demonstran ditangkap. Sedikitnya empat orang tewas dalam dua hari aksi demo tersebut. Korban tewas terdiri dari seorang polisi dan tiga demonstran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi demo jarang terjadi di Mesir. Ini merupakan demonstrasi terbesar selama tiga dekade kepemimpinan Presiden Husni Mubarak. Massa menuntut pengunduran diri Mubarak yang telah berkuasa sejak tahun 1981. Massa juga menginginkan adanya undang-undang yang bisa mencegah seorang presiden berkuasa lebih dari dua periode.
(ita/nrl)











































