Pantauan detikcom di kediaman Ayin--sapaan akrab Artalyta, di Jl Jl terusan Hang Lekir II WG-9, Simprug, Jakarta Selatan dan di Jl Pakubuwono 6,Β Jaksel, suasana masih terlihat sepi.
Di rumah pertama, bahkan terlihat tak terurus. Pepohonan tinggi dibiarkan tumbuh dan dedaunan menjalar hingga pagar rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepi-sepi aja tuh Mas," ucap seorang penjual bahan bangunan yang mangkal di depan rumah Ayin.
Pemandangan yang sama terlihat di rumah Ayin kedua. Tak ada aktivitas mencolok yang terlihat dari luar rumah.
Rumah bercat putih dan berlantai dua tersebut, memang terasa sepi sejak Ayin terjerat kasus suap. Setidaknya hal itu dilihat oleh tukang es yang mangkal di seberang rumah.
"Dulu sebelum kasus, pembantunya sering beli ke sini. Dia punya 9 pembantu, dan di dalam rumahnya ada kolam renang. Tapi akhir-akhir ini sepi, paling cuman tangan kanannya aja," ujar Edi, pria asal Cirebon.
Belum bisa dipastikan ke mana Ayin akan pulang setelah bebas besok. Yang jelas penyuap jaksa Urip Tri Gunawan itu memiliki rumah yang luar biasa megah.
(mad/ndr)











































