Kelakuan Glen rupanya ditanggapi serius oleh awak pesawat yang memuat 163 penumpang itu. Sebab pada saat yang bersamaan pada hari yang sama terjadi pengeboman bunuh diri yang menewaskan 35 orang di Bandara Domodedovo, Moskow, Rusia.
Rute penerbangan pun dialihkan menuju Stansted, London, dengan status pendaratan darurat atas pengawalan 2 jet tempur Typhoon. Atas perbuatannya ini, Glen harus menghadapi persidangan karena telah menyebabkan keresahan di pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika diinterogasi, ia mengatakan bahwa ia hanya mengarang-ngarang cerita dan tidak tahu mengapa ia melakukan itu," lanjutnya.
Glen yang berasal dari Ayr, Skotlandia, telah menetap di Australia selama 18 tahun dan saat itu ia sedang melakukan penerbangan pertamanya sejak kepindahannya. Pengacara Glen, Paul Cammiss mengatakan bahwa hal aneh yang ia lakukan itu adalah akibat dari kegugupannya karena harus menjalani penerbangan pertamanya dalam kurun waktu belasan tahun.
(gah/gah)











































