"Untuk sementara kesimpulan mobil ini diduga palsu surat-suratnya. Kita kembangkan apakah mobil ini hasil pencurian ranmor atau modus kejahatan lainnya," kata Kasubag Humas Polres Jakarta Timur Kompol Didik Haryadi saat ditemui di kantornya Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Rabu (26/1/2011).
Didik mengatakan, polisi masih terus mengembangkan dan menyelidiki mobil ini. Tidak mungkin di dalam STNK disebutkan jabatan seseorang. "Apalagi mantan Kapolri. Kita kembangkan lagi itu mobilnya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekilas ini memang betul-betul mobil polisi. Dulu memang ada tapi masak mobil mantan Kapolri Espass," ujarnya.
Pantauan detikcom, di dalam mobil ditemukan sepasang plat nomor polisi B 8425 BP dengan tanggal kadaluarsa bulan mei tahun 2010. Di dashboard mobil tersebut ada sirene biru layaknya mobil polisi. Di kaca depan sopir ada bekas tempelan stiker Mabes Polri yang telah copot.
(gus/ken)










































