"Koin untuk Lapindo saja," ujar Benny.
Hal ini disampaikan Benny terkait keberadaan kotak 'Koin untuk Presiden' yang kini hilang di DPR. Benny menyampaikan hal ini kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka kan korban dari Lapindo lebih membutuhkan," jelas Benny.
Sebelumnya sejumlah anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar seperti Nudirman Munir, Bambang Soesatyo, menggalang 'Koin untuk Presiden'. Langkah ini dianggap sebagai sindiran atas curhat Presiden SBY soal gajinya yang tidak naik selama 7 tahun.
Ketua Umum Partai Demorkat Anas Urbaningrum menilai hal itu sebagai sinisme yang berlebihan. Sementara kubu Golkar menilai hal itu sebagai kritik yang kreatif.
(van/lrn)










































