Ucapan Ical Korban Lapindo Jadi Miliarder Dipatahkan

Ucapan Ical Korban Lapindo Jadi Miliarder Dipatahkan

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2011 17:38 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan percaya diri menyebut korban Lapindo menjadi miliarder. Dia menyebut membeli tanah dan bangunan korban Lapindo 20 kali harga NJOP atau Rp 2 juta per meter persegi. Ical juga menyebut dari 12 ribu KK korban semburan lumpur, 11.920 KK di antaranya sudah selesai dibayar.

Ical menyebut hanya 80 orang saja warga yang belum dibayarkan ganti ruginya. Namun tegas-tegas ucapan pernyataan Ical itu disanggah pendamping korban Lapindo.

"Dari 13.200 warga, yang lunas baru 55 persen, itu warga yang tinggal di Perumtas yang asetnya kecil-kecil. Sedang yang 45 persen, dan sebagian warga desa belum dibayar lunas, mereka dicicil pembayarannya, bahkan ada warga yang baru lunas 38 tahun kemudian," kata pendamping warga korban lumpur Lapindo, Paring Waluyo, Rabu (26/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itu pun, lanjut Paring, proses pembayaran terhadap warga yang dibayar dengan iuran diangsur, sering tidak lancar. "Yang membayar diangsur itu pun sebelumnya harus menandatangani kuitansi lunas," terang Paring.

Soal harga jual tanah dan bangunan yang di atas NJOP, Paring menjelaskan, sebenarnya bukan 20 kali, tetapi hanya 4-5 kali harga NJOP. "Kelebihan itu dianggap sebagai ganti rugi immaterial," tutupnya.
(ndr/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini