"Saya belum dapat informasi dari KBRI mengenai kerusuhan dan apakah ada yang terlibat WNI kita. Mungkin saya cek dulu," kata Jubir II Kemlu, Kusuma Habir saat dihubungi detikcom, Rabu (26/1/2011).
Sebelumnya aksi besar-besaran mulai terjadi pada Selasa (25/1) malam waktu setempat. Aksi protes di Mesir terjadi setelah kelompok-kelompok oposisi melancarkan kampanye lewat internet untuk menggelar demo yang terinspirasi dari revolusi di Tunisia. Dalam aksi demo yang terjadi di Kairo kemarin, seorang polisi dan 2 demonstran tewas dalam bentrokan antara polisi dan demonstran
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menuntut Hosni Mubarak turun, para demonstran juga menginginkan adanya undang-undang yang mencegah seorang presiden berkuasa lebih dari dua periode. Dalam aksinya, sejumlah demonstran merobek foto-foto Presiden Mubarak dan Gamal Mubarak.
Selama ini banyak warga Mesir yang menganggap Gamal sedang disiapkan untuk meneruskan kekuasaan Presiden Mubarak. Namun baik Gamal maupun ayahnya membantah adanya rencana tersebut.
Melihat aksi yang cukup besar ini, putra Presiden Mesir Hosni Mubarak, Gamal Mubarak kabur ke London, Inggris.
(gus/fay)











































