"Ular itu keluar dari tumpukan kayu bakar di tempat kerja saya, saya lagi kerja beresin kayu Selasa kemarin jam 3 sore," ujar Hasan di rumahnya, Jalan Manggarai Selatan I RT 02 RW 10, Jakarta Selatan, Rabu (26/1/2011).
Tempat kerja Hasan itu hanya selemparan batu dari rumahnya, masih di pinggiran Kali Ciliwung. Kemudian, Hasan bersama 3 orang temannya langsung menangkap ular piton itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasan pun bercerita, di Kali Ciliwung ini banyak sekali ular piton. Pernah saat dirinya bermain kartu pada malam hari, dia melihat ular piton berenang-renang di kali. Sayang, tak ada yang berani menangkap ular itu.
Cerita Hasan tentang menangkap ular piton tak hanya sekali ini saja. Setahun lalu, Hasan bahkan menangkap 2 ular piton.
"Ini ular ketiga. Yang pertama saya temukan 8 bulan lalu di bawah pohon bambu pinggir kali. Panjangnya 2 meter, langsung dibeli sama orang, langsung dibayarin Rp 400 ribu. Selang 3 bulan nemu lagi ular kedua yang panjangnya 2,5 meter," tutur Hasan.
Ular kedua milik Hasan itu, tidak dijual. Dia memberikan ular itu pada teman yang bersedia memeliharanya dengan imbalan seikhlasnya. Untuk ular ketiga ini, Hasan memasang tarif bila ada yang menawarnya.
"Ya kalo ada yang minta, saya jual Rp 500 ribu. Tapi kemarin ada yang nawar Rp 100 ribu. Tapi saya nggak jual karena murah," jelasnya.
Untuk makannya, Hasan membelikan ular piton ini anak-anak ayam. Hasan mengaku tak memberikan tikus kendati bisa didapat gratisan. "Saya eneg lihatnya, saya benci sama tikus," kata dia.
Lantas apa yang paling ditakutinya saat menangkap ular? "Risikonya berat, nangkap ular, kalau nggak tau teori nangkepnya, digigit. Yang bahaya buntutnya bisa ngelilit. Kecuali kalau ular berbisa, saya takut sama kepalanya. Ini kan ular sanca, takut sama buntut," jawabnya.
 Â
Hasan belum berniat memberikan ular ini kepada pihak kebun binatang Ragunan. Karena, seumur hidup dia belum pernah ke Ragunan.
"Kalau saya kan nggak tahu tujuan ke sana. Kalau ada informasi tentang kebun binatang saya mau ke sana. Kalau bisa, petugas kebun binatang yang kemari, ambil ke sini," ujar dia.
(nwk/nrl)











































