Setidaknya itulah pendapat Menkum HAM Patrialis Akbar usai peluncuran produk tersebut di Gedung Imigrasi, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (26/1/2011).
"Tidak menutup kemungkinan. Apa pun di dunia ini tidak ada yang tidak bisa dipalsukan," kata Patrialis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah salah satu upaya mengantisipasi upaya pemalsuan. Ada chip khusus identitas diri. Diharapkan tidak akan terjadi lagi kasus Sony Laksono," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Patrialis juga menyampaikan upaya penindakan terhadap petugas imigrasi yang diduga terlibat kasus pemalsuan paspor Gayus. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan ada pemecatan bagi pihak-pihak yang terindikasi pidana.
"Dari 35 orang kemarin, tidak menutup kemungkinan ada penambahan karena tim masih berjalan," tutupnya.
(mad/lrn)











































