Gerindra Minta SBY Berhenti Curhat

Gerindra Minta SBY Berhenti Curhat

- detikNews
Rabu, 26 Jan 2011 05:13 WIB
Jakarta - Dalam rapim TNI, Presiden SBY sempat curhat gajinya tidak naik selama 7 tahun. Partai Gerindra pun meminta agar SBY berhenti curhat dan bersikap seperti negarawan sejati. Sebabnya bukan sekali itu saja, SBY curhat pada rakyat.

"Betul-betul aneh. Seorang negarawan selalu mengeluh," ujar Ketua DPP Partai Gerindra, Asrian Mirza kepada detikcom, Selasa (26/1/2011) malam.

Asrian paham hal itu dilakukan dalam rangka pencitraan diri. Agar rakyat indonesia tahu bahwa saat semua PNS naik gaji dan mendapat remunerasi, Presiden malah tidak naik gaji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pesan ini juga arahnya ingin menyampaikan kalau presiden sebagai pemimpin tetap bekerja keras tanpa pamrih," sindirnya.

Asrian pun membandingkan sikap SBY dengan para pemimpin lainnya. Menurutnya banyak presiden di negara lain yang justru menyumbangkan gajinya untuk rakyat, ini malah sebaliknya. Rencana kenaikan gaji presiden pun dinilainya tidak tepat.

"Pada waktu kampanye cawapres, Pak Prabowo, malah akan memberikan seluruh gaji beliau untuk negara. Alias tidak usah digaji," tambahnya.

Dia pun menegaskan seorang presiden harus memberi contoh bagaimana seorang abdi negara bersikap.

"β€Žβ€‹Kalau pemimpinnya curhat dan mengeluh terus, bagaimana rakyatnya bisa optimistis. Jadi pesimistis semua nantinya," tutupnya.


(rdf/fjr)


Berita Terkait