Pertemuan berlangsung sejak pukul 14.30 WIB hingga 16.30 WIB di ruang rapat lantai 15 gedung MK.
"Kalau Dirwan tetap pada keterangan yang dia sampaikan dalam testimoninya," ujar kuasa hukum Dirwan, Muspani usai pemeriksaan di MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, (25/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ketemu uangnya dimana. Muter-muter di Zaimar," jelas Muspani.
Sedangkan menurut Nesha, ada miss komunikasi kejadiaanya karena sudah beberapa tahun yang lalu. Dia membantah jika uang tersebut berputar di Zaimar namun di Edo.
"Kalau ke Zaimar sih enggak, tapi ke Edo itu menurut Pak Dirwan. Tapi tadi ditanyain buktinya Pak Dirwan tidak menyimpan bukti," kisah Nesha.
Menurut Nesha, antara dirinya dan Dirwan mempunyai versi masing- masing. Bahkan menurut Nesha, tidak ada yang baru dalam pertemuan MKH tersebut. "Sama aja, saya versi begitu, Pak Dirwan begitu, ya sama. Antara saya dan Pak Dirwan pertemuan hanya dua kali. Sisanya ya mereka mereka. Saya nggak tahu," jelas Nesha.
Terkait tidak dipanggilnya Zaimar, menurut Nesha tidak masalah. "Nggak lah. Oom zaimar kan sudah dipanggil beberapa kali di Polda dan di sini," tuturnya.
Terkait aliran dana, Neshawati menyerahkan hal tersebut ke pengacara Dirwan.
"Tanya sama pengacaranya saja karena pengacaranya baru baru muncul. Keukeuh-nya di mana, bukti di mana, katanya di Edo. Sekarang begini, berperkara sama Refly, nanya nanya perkara ko ke Edo. Secara logika aja masa semua dilimpahkan ke Edo, Zaimar, Nesha," terang Nesha menuju mobil Mercy warna silver.
(asp/gun)










































