Hal itu disampaikan Kedubes Rusia di Jakarta dalam siaran pers yang diterima detikcom, Selasa (25/1/2011).
Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah menggelar sidang darurat menyusul peristiwa tragis tersebut. Medvedev telah memerintahkan Kementerian Kesehatan dan Pembangunan Sosial serta Kementerian Darurat untuk segera memberikan bantuan medis bagi para korban luka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Medvedev pun telah memerintahkan penyelidikan atas peristiwa itu. "Presiden memerintahkan Ketua Komite Penyelidik Rusia untuk menunjuk tim penyelidik guna menyelidiki serangan teroris ini," demikian rilis pers Kedubes Rusia di Jakarta.
Dari 35 orang yang dipastikan tewas dalam serangan bom di Bandara Domodedovo, bandara terbesar di Moskow itu, delapan di antaranya merupakan warga negara asing. Menurut daftar sementara yang dikeluarkan Kementerian Situasi Darurat, dua korban tewas merupakan warga negara Inggris, satu warga Jerman, satu warga Bulgaria, satu warga Kyrgistan, satu warga Tajikistan, satu warga Ukraina dan satu warga Uzbekistan.
(ita/ita)










































