“Nanti semua anjungan akan kita pasang stiker pemberitahuan larangan, kali ini ya memang belum semua bisa kita pasangi. Jika sampai ada yang tidur di sana lagi dan susah diperingatkan, akan ada cara lain untuk mencegahnya,” ujar Humas PT Angkasa Pura II, I Ketut Fery Utame, di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Selasa (25/1/2011).
Fery enggan menyebutkan cara lain apa yang hendak dilakukan untuk melarang para pengunjung bandara duduk di tepi tembok pagar anjungan. “Lihat nanti saja, kita harap mudah-mudahan tidak ada lagi yang jatuh," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sebab itu akan mengurangi fungsi dan merusak estetika. Kita harus membuat ini
menjadi ramah, jadi cukup dengan himbauan," ujar Fery.
Berdasar pantauan reporter detikcom di lokasi, saat sudah terpasang satu stiker di salah satu pilar anjungan tempat Randaputra tidur lalu jatuh hingga tewas. Tapi posisi stiker peringatan tersebut pas dan membuatnya tidak mudah dibaca.
Lokasi tempat Randaputra terjatuh pun, tidak dipasangi police line. “Sudah dibersihkan, kami tidak mau bandara ini terlihat menyeramkan,” jelas Fery.
(lh/lh)










































