Ratusan Mahasiswa Semarang Tabur Bunga Tolak Capres Militer

Ratusan Mahasiswa Semarang Tabur Bunga Tolak Capres Militer

- detikNews
Rabu, 05 Mei 2004 12:03 WIB
Semarang - Sekitar 200 mahasiswa berunjuk rasa di Mapolda Jawa Tengah menolak kembalinya militerisme dalam kancah politik. Mahasiswa melakukan tabur bunga sebagai tanda berduka cita atas jatuhnya korban kekerasan aparat.Aksi yang diikuti mahasiswa dari KBM IKIP PGRI, UNISULLA dan GMNI digelar di halaman Mapolda Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (5/5/2004).Poster dan spanduk dibentangkan diantaranya bertuliskan 'Tolak Militerisme', 'Kerusuahan=Intrik Oknum Militer', 'Pemimpin Militer No', 'Da'i Bachtiar Nakal' dan 'Panggung Politik Bukan Medan Perang'. Dalam aksi, mahasiswa juga mengecam berbagai tindak kekerasan yang dilakukan aparat diantaranya bentrokan polisi dengan pendukung Ba'asyir, kerusuhan Ambon dan terakhir tindak kekerasan polisi terhadap mahasiswa Uniersitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.Sebagai tanda berduka, mahasiswa melakukan gerakan membentuk lingkaran lalu didalamnya ada satu orang membacakan puisi. Kemudian mereka menaruh karangan bunga dan melakukan tabur bunga."Kerusuhan Ambon,aksi brutal aparat dalam menghalau pendukung Ba'asyir dan penyerbuan aparat ke kampus UMI adalah pelecehan terhadap demokrasi. Semua peristiwa tersebut cermin bahwa polri intitusi yang memproduksi sikap arogansi, main hakim sendiri dan ceroboh. Kami meminta pengusutan anggota polri dan menuntut kapolri mundur," kata salah seorang orator.Sementara mahasiswa GMNI melakukan aksi dengan membelakangi kantor Mapolda Jateng sebagai tindakan protes karena aparat tidak pernah merespon aksi yang dilakukan mahasiwa.Akibat aksi jalan Pahlawan ditutup dan para pengendara dialihkan ke Jalan Sriwijaya, Jalan Veteran dan Jalan Diponegoro. Namun, tidak ada satupun aparat yang menemui demonstran. Tampak aparat hanya menjaga aksi dan mengatur lalu lintas. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads