Ada Ancaman Pembajakan, Bandara Pakistan Siaga Penuh
Rabu, 05 Mei 2004 11:14 WIB
Jakarta - Aparat Pakistan menerapkan siaga penuh di bandar-bandar udara (bandara) di negeri Asia Barat itu. Langkah ini diambil terkait dengan laporan intelijen yang mengindikasikan adanya upaya untuk membajak sebuah pesawat.Demikian disampaikan seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Pakistan kepada kantor berita AFP, Rabu (5/5/2004)."Kami telah menerapkan siaga penuh pada seluruh bandara setelah intelijen mengindikasikan adanya kemungkinan upaya pembajakan pesawat," tukas pejabat yang tidak disebutkan namanya itu. Ia tidak bersedia memberikan keterangan lebih detail.Menurut televisi pemerintah yang mengutip Pasukan Keamanan Bandara, perintah siaga telah dikeluarkan setelah adanya laporan bahwa "sekelompok sabotase" mungkin akan mencoba membajak sebuah pesawat dari wilayah udara Pakistan atau dari satu bandara. Peringatan siaga ini dikeluarkan seiring dengan pertemuan Presiden Pakistan Pervez Musharraf dan Perdana Menteri Zafarullah Jamali hari ini untuk menganalisa situasi keamanan dalam negeri. Sehari setelah insiden ledakan bom mobil yang menewaskan tiga teknisi Cina yang bekerja di negeri itu.
(ita/)











































