20 Parpol di Jabar Buat Mosi Tidak Percaya ke KPU
Rabu, 05 Mei 2004 10:25 WIB
Bandung - Karena kinerja yang dinilai buruk, KPU terancam menerima mosi tidak percaya dari sejumlah parpol. Rencananya, sekitar 20 parpol di Jabar yang tergabung ke dalam Forum 20 Partai, akan menyampaikan pernyataan mosi itu kepada Presiden Megawati melalui Gubernur Jabar Danny Setiawan.Menurut Syafril Sjofyan, Sekretaris Forum 20 Partai itu kepada detikcom di Bandung, Rabu (5/5/2004) pagi, parpol-parpol itu menilai kinerja KPU baik di tingkat pusat maupun perangkat-perangkatnya di daerah amat mengecewakan.Syafril yang berasal dari Partai PDK ini lebih jauh juga menegaskan bahwa para pimpinan parpol di Jabar ini sepakat untuk meminta Presiden Megawati mengevaluasi kembali KPU guna peningkatan kualitas Pemilu yang masih terus berjalan.Syafril mengaku, hanya 4 parpol yang tidak tergabung ke dalam forum itu yaitu Partai Golkar, PDI-P, PPP dan Partai Patriot Pancasila, "Selebihnya sudah bergabung dan akan menyampaikan mosi ini," tegasnya.Pihak Forum 20 Parpol sendiri berusaha untuk bisa menghadap Gubernur Jabar Danny Setiawan pada hari ini guna menyampaikan mosi itu. "Gubernur adalah kepanjangan tangan Presiden di daerah. Jadi sifat mosi kami ini sebetulnya ditujukan langsung kepada Presiden, dan disampaikan melalui jajarannya di daerah," tuturnya lagi.Ketika ditanya, kenapa justru pimpinan parpol di daerah yang menyampaikan mosi itu dan bukannya pimpinan pusat mereka di Jakarta, Syafril menegaskan bahwa pimpinan parpol di Jakarta sudah menyetujui dan akan menerima tembusannya. "Kenapa justru kami di Jabar ini yang memulai, karena memang di Jabar ini pelanggaran Pemilu terbanyak terjadi," katanya tanpa merinci pelanggaran yang dimaksudkannya. Pimpinan parpol ini di Jabar ini menurutnya biasa berkumpul di sekretariat Forum 20 Parpol di Jl. Riau Bandung.Sementara itu Sekretaris DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yudi Widiana Adia ketika dikonfirmasi detikcom soal Forum 20 Partai ini menuturkan bahwa memang partainya pernah diajak membahas soal penilaian kinerja KPU itu. "Kalau bagi kami, sifatnya adalah untuk mengevaluasi dan bagaimana kinerja KPU ke depan bisa menjadi lebih baik lagi. Itu esensinya. Tapi kalau sampai membuat mosi semacam itu, pihak kami tidak ikut menandatangani," tegasnya.Hal yang paling penting saat ini menurut Yudi adalah bagaimana membuat KPU bisa melaksanakan tugasnya dengan lebih baik lagi. "Apalagi tahapan Pemilu yang harus dijalani juga sudah dekat," tandasnya.Soal mosi itu, Yudi mempersilakan parpol-parpol yang memang akan membuat sikap semacam itu. "Silakan saja, tetapi partai kami tidak ikut-ikutan membuat mosi," katanya lagi.KPU Jabar Jalan TerusSementara Ketua KPU Jabar Setia Permana ketika dikonfirmasi soal itu juga menegaskan bahwa sikap semacam itu terserah kepada parpol-parpol itu. "Saya malah baru tahu dari Anda, bakal ada mosi-mosi semacam itu," katanya.Soal keberadaan KPU sendiri menurutnya tidak ada perubahan. "Kami tetap akan melaksanakan tugas sesuai dengan agenda yang ada. Perhitungan suara di Jabar semuanya sudah selesai, dan tinggal disahkan. Tidak ada masalah," tegasnya.Rencananya, KPU Jabar akan menggelar rapat pleno pada tanggal 7 Mei 2004 untuk mengesahkan pembagian kursi yang diperoleh parpol-parpol sesuai dengan raihan suara yang diperolehnya.
(asy/)











































