"Timing-nya belum tepat untuk kenaikan gaji presiden," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/1/2011).
Standarisasi gaji pejabat negara, menurut Priyo, tidak harus dimaknai dengan penambahan gaji Presiden SBY. Menurutnya kondisi perekonomian rakyat Indonesia masih memprihatinkan dan peningkatan gaji presiden hanya semakin melukai hati rakyat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo menambahkan, kalau dilakukan standarisasi gaji pejabat negara sekalipun DPR tidak akan meminta naik gaji. Alasannya, tidak enak hati dengan rakyat kecil.
"DPR nggak naik gaji dulu, nggak enak hati. Kita bekerja lebih baik dulu, lebih baik tidak naik gaji," tandasnya.
Sebelumnya Partai Demokrat mengusulkan peningkatan gaji Presiden SBY. Demokrat menilai gaji Presiden SBY masih terlalu rendah jika dibandingkan dengan gaji presiden negara tetangga.
(van/gun)











































