Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) bahkan mengingatkan warganya akan kemungkinan serangan teroris berikutnya di Rusia.
"Kami menyarankan Anda untuk menerapkan kehati-hatian sangat tinggi di Rusia karena ancaman aktivitas teroris, khususnya oleh para separatis Chechnya dan level aktivitas kriminal," demikian pernyataan DFAT dalam situsnya, Smartraveller seperti dilansir News.com.au, Selasa (25/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DFAT mengimbau keras warga Australia untuk tidak bepergian ke wilayah-wilayah Chechnya, Dagestan, Ingushetia, North Ossetia, Abkhazia dan Karachay-Cherkessia di Rusia dikarenakan risiko pertempuran militer dan serangan teroris.
Serangan bom bunuh diri di Bandara Domodedovo menewaskan setidaknya 35 orang. Selain itu, lebih dari 100 orang mengalami luka-luka, sebagian besar dari mereka dalam keadaan kritis.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev bersumpah akan memburu dan menghukum mereka yang mendalangi serangan teroris itu. Medvedev pun memerintahkan peningkatan keamanan di seluruh Moskow, di bandara-bandara dan pusat-pusat transportasi lainnya. (ita/nrl)











































