Foke Resmikan PD Pasar Jaya, PKL Kolong Flyover Klender Ditertibkan

Foke Resmikan PD Pasar Jaya, PKL Kolong Flyover Klender Ditertibkan

- detikNews
Selasa, 25 Jan 2011 11:48 WIB
Foke Resmikan PD Pasar Jaya, PKL Kolong Flyover Klender Ditertibkan
Jakarta - Sekitar seratus pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di bawah jembatan layang Klender, Jl Raya Bekasi Timur, ditertibkan petugas Satpol PP Jakarta Timur. Penertiban berlangsung lancar, tanpa ada perlawanan dari pedagang.

Pantauan detikcom, Selasa (25/1/2011) ada sekitar 200-an petugas yang turun menertibkan PKL. Pedagang yang tengah menunggu bahkan meladeni pembeli terkejut dengan kedatangan pasukan berseragam biru dan coklat muda itu.

Ada sebagian pedagang yang terburu-buru membereskan barang dagangannya bahkan ada yang lari tunggang-langgang menyelamatkan barang yang dijajakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang pedagang ubi dan singkong, Adi (40), terlihat tenang membereskan barang dagangannya.

"Saya sudah tahu kalau mau ada penertiban, makanya saya tenang saja," kata Adi kepada detikcom.

Adi menuturkan, pemberitahuan penertiban di area tersebut sudah dilayangkan petugas Satpol PP sudah sejak dua minggu lalu. Dalam pemberitahuannya penertiban dilaksanakan karena adanya peresmian PD Pasar Jaya Klender, Kamis (27/1) lusa nanti.

"Katanya Pak Gubernur yang mau ngeresmiinnya, makanya ditertibkan dulu supaya rapih," tutur Adi.

Di tempat sama, Kepala Satpol PP Jaktim Sapur membantah jika penertiban dilakukan karena menjelang peresmian PD Pasar Jaya dan akan dilintasi Gubernur DKI Jakart Fauzi Bowo.

"Enggak ada alasan karena mau ada peresmian Pasar Jaya, ini memang kegiatan rutin kita dalam menertibkan kawasan hijau," bantah Sapur.

Sapur menambahkan, kegiatan para pedagang tersebut sudah melanggar Perda No 8/2007 tentang Ketertiban Umum. "Yang mereka tempati itu kawasan hijau bukan untuk berjualan," tandasnya.

Guna mengantisipasi kembalinya pedagang pasca penertiban, Satpol PP akan menempatkan sejumlah petugas untuk memantau kawasan penertiban tetap steril dari PKL.

"Jumlahnya saya belum tahu, nanti disesuaikan dengan kondisi," jelasnya.

Dia berharap usai ditertibkan Dinas Pertamanan setempat segera membenahi area kolong jembatan menjadi taman kota. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi pedagang kembali beraktifitas seperti semula.

"Kita sudah buka pintu dengan penertiban, tinggal Dinas Pertamanan yang nanti membenahinya menjadi taman kota. Kalau tidak, percuma saja, nanti pedagang pelan-pelan kembali berjualan di sana," terangnya.

(ahy/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini