KPU Umumkan Hasil Pemilu, Tidak Ada Unsur Kejutan
Rabu, 05 Mei 2004 08:34 WIB
Jakarta - KPU akan mengumumkan hasil Pemilu legislatif pada hari ini. Dipastikan tidak ada unsur kejutan. Sebab budaya pemilih masih tradisional dan kaku dalam memilih partai."Budaya politik pemilih masih kukuh. Tidak tampak kalau rakyat sudah bebas dan aktif memilih. Sehingga partai baru yang tidak punya basis sosial tidak dilirik. Kalaupun ada kejutan, ya paling KPU menunda pengumuman, hahaha."Demikian analisa pengamat politik UI Arbi Sanit saat dihubungi detikcom, pukul 08.15 WIB, Rabu (5/5/2004).KPU akan menetapkan dan mengumumkan hasil Pemilu legislatif meliputi perolehan suara dan kursi parpol pukul 10.00 WIB dan 14.00 WIB di Gedung KPU.Menurut penghitungan wartawan berdasarkan pleno rekapitulasi penghitungan suara dari 69 DP yang dilakukan KPU, perolehan parpol untuk kursi DPR adalah, Partai Golkar (128 kursi), PDIP (109), PPP (58), Partai Demokrat (57), PKB (52), PAN (52), PKS (45), PBR (13), PDS (12), PBB (11), PPDK (5), Pelopor (2), PKPB (2), PNBK (1), PPDI (1), PKPI (1) dan PNI Marhaenisme (1)."Saya surprise dengan partai-partai yang dulu merasa jagoan malah tidak dapat satupun kursi. Ada sekitar 6-7 parpol yang dapat nol, hahaha," ujar Arbi.Meski demikian, lanjut dia, pemilih tidak benar-benar bersikap kaku dan tradisional. Terlihat dengan adanya pergeseran, meski tidak radikal."Seperti dari PDIP kembali ke Golkar. Kemudian antara sesama Islam tradisional yakni dari PPP ke PKB. Lalu antara sesama Islam modernis seperti PAN dan PBB ke PKS," urai Arbi.Dalam penilaiannya, hanya Partai Demokrat yang notabene partai baru bisa mendapatkan sekitar 7 persen. Tapi itupun bukan karena memiliki basis sosial yang besar, melainkan karena ketokohan capresnya, yakni Susilo Bambang Yudhoyono."Yah, pemilih kita memang belum sepenuhnya merdeka. Budaya politik lebih kukuh dan berubahnya memang lama. Pemilu 2009 nanti bisa saja ada perubahan, tapi tidak akan radikal," demikian Arbi Sanit.
(sss/)











































