Seperti dilansir reuters, Senin (25/1/2011), ledakan ini terjadi diterminal kedatangan internasional tersibuk di Rusia tersebut. 145 Orang juga mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Belum diketahui kondisi para korban. Namun berdasarkan tayangan di Youtube yang ditampilkan oleh stasiun televisi CNN secara berulang-ulang, para korban tampak tergeletak di lantai bandara. Suasana bandara tampak berasap tebal, sementara belasan orang tampak sibuk mengamankan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Dubes RI untuk Rusia, Hamid Awaludin, kepada detikcom mengatakan hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban ledakan bom. Namun, hingga malam ini, pihaknya masih terus memantau RS-RS di Moskow untuk mengecek apakah ada WNI yang jadi korban tidak.
Hamid juga mendapat laporan bahwa saat bom meledak di bandara, ada sejumlah WNI yang berada di bandara terbesar di Rusia itu. Namun, mereka meninggalkan bandara 10 menit sebelum bom meledak. Mereka selamat.
(anw/Ari)










































