Seperti diberitakan CNN, Senin (24/1/2011), aparat kepolisian saat ini menjaga ketat Bandara Demodedovo. Mereka mengevakuasi semua orang yang masih berada di dalam bandara. Aparat juga menjaga ketat bandara-bandara lain, termasuk stasiun-stasiun kereta bawah tanah.
Presiden Rusia Dmitry Medvedev langsung menggelar darurat setelah ledakan terjadi. Usai rapat, Medvedev berjanji akan mencari pelaku dan kelompoknya dan menindak tegas mereka. Pemerintah Rusia memastikan bahwa ledakan bom ini dilakukan kelompok teroris.
Ledakan bom terjadi di area pengambilan bagasi di terminal kedatangan internasional. Ledakan itu menghancurkan ruangan tersebut dan menewaskan sedikitnya 31 orang. Asap mengepul di area kedatangan internasional bandara terbesar di Rusia itu.
(asy/anw)











































