"Sampai sekarang kami terus memonitor, dan meminta staf-staf mengecek ke rumah sakit," kata Dubes RI untuk Rusia, Hamid Awaludin, saat dihubungi detikcom, Senin (24/1/2011).
Saat ini di Moskow sekitar pukul 19.00. Para staf yang seharusnya pulang pukul 17.00 sore pun diminta bekerja lembur, untuk memantau kemungkinan korban WNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui Ledakan bom yang sangat dahsyat terjadi di Bandara Demodedovo, Moskow, Rusia. Hingga saat ini, 31 orang dinyatakan tewas dan 130 orang dinyatakan terluka.
Pemerintah Rusia telah memastikan bahwa ledakan bom itu dilakukan kelompok teroris. Mereka melakukan dengan bom bunuh diri.
(ndr/asy)











































