"Korban sudah di RS Polri. Dia terus muntah-muntah, mungkin gegar otak akibat dikeroyok massa," ujar Kapolres Depok, Kombes Ferry Abraham, melalui telepon, Senin (24/1/2011).
Menurutnya, Briptu Ferry mengalami luka serius akibat pukulan dan lemparan pada bagian kepala dan wajah. Dia berhasil diselamatkan setelah aparat keamanan menerobos kerumunan massa yang bertubi-tubi melakukan kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban lain dari aksi anarkis massa yang menyebut diri Dewan Presidium Rakyat Depok Menggugat (DPRD-M) itu adalah seorang jurnalis televisi. Kombes Ferry mengaku sudah menerima pengaduan resmi dari jurnalis bersangkutan mengenai tindak kekerasan yang menimpanya.
"Kami masih mencari pelakunya dan akan menindak tegas pelakunya. Siapa yang berbuat maka harus bertanggung jawab," ujar Ferry.
Seperti diberitakan sebelumnya, unjuk rasa menolak pelantikan Nurmahmudi Ismail sebagai Walikota Depok berbuntut kerusuhan. Massa melakukan aksi pelemparan dan pemukulan terhadap polisi yang berjaga di sekitar Kantor DPRD Depok, Jl Raya Citayam, Pancoran Mas, Depok.
(lh/nrl)










































