"Saya siap dikonfrontir (dengan Refly). Besok rencananya di MK pukul 19.00," kata Saragih di Kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (24/1/2011).
Saragih mendatangi KPK terkait dengan dugaan suap di MK yang tengah diselidiki oleh lembaga antikorupsi tersebut. Saragih hanya menyerahkan dokumen KPUD atas kemenangannya sebagai Bupati Simalungun. "Tadi cuma ngasih surat-surat dari KPUD," ujar Saragih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada satu poin pun yang diakuinya terkait dengan pertemuan di Pondok Indah pada September tahun lalu. "Semuanya itu bohong. Kita tidak melakukan itu," kata Saragih.
Saragih mengaku seluruh pernyataan Refly Harun dan rekannya, Maheswara Prabandono sama sekali tidak benar. Mulai dari amplop berisi Rp 1 miliar sampai dugaan keterlibatan hakim konstitusi Akil Mochtar dibantahnya. "Tidak ada itu," jawabnya ketika ditanya tentang amplop coklat berisi uang Rp 1 miliar dalam pertemuan di Pondok Indah.
Ia juga membantah dugaan keterkaitan dengan hakim konstitusi Akil Mochtar. "Tidak ada sama sekali. Tidak ada apa-apa jadi apa yang mau saya katakan," ujar dia.
(fw/aan)











































