Negara-negara Arab Tolak Kirim Pasukan ke Irak
Selasa, 04 Mei 2004 15:14 WIB
Jakarta - Negara-negara Teluk Arab yang bertetangga dengan Irak menolak untuk mengirim pasukan ke negeri itu. Meski begitu, pengiriman pasukan keamanan multinasional ke Irak tetap disambut.Demikian disampaikan Sekjen Dewan Kerjasama Teluk atau GCC, Abdulrahman Attiya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/5/2004)."Tidak ada rencana untuk mengirim pasukan dari negara-negara Dewan Kerjasama Teluk ke Irak," tukas Attiya kepada wartawan di Kuwait."Akan tetapi kami menyambut pengumuman Sekjen PBB (Kofi Annan) untuk mengirimkan pasukan multinasional guna menjaga keamanan di Irak setelah transfer kekuasaan ke bangsa Irak pada 30 Juni," imbuh Attiya.Sebelumnya Annan menyatakan bahwa pasukan multinasional akan dikirimkan ke Irak untuk menjaga keamanan setelah militer AS nanti menyerahkan kedaulatan ke pemerintahan interim Irak."Dewan Keamanan mungkin akan mengotorisasi sebuah pasukan multinasional untuk tetap berada di Irak guna membantu menciptakan lingkungan yang aman," ujar Annan, Minggu (2/5/2004) lalu waktu setempat.GCC merupakan aliansi politik dan militer yang terdiri dari negara-negara Kuwait, Oman, Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab.
(ita/)











































