Kecam Insiden UMI, Mahasiswa Semarang Buat Kesepakatan

Kecam Insiden UMI, Mahasiswa Semarang Buat Kesepakatan

- detikNews
Selasa, 04 Mei 2004 14:42 WIB
Semarang - Aksi solidaritas insiden UMI terus berlanjut. Tiga kelompok aksi yang terdiri dari BEM UNNES, HMI Undip, dan FPRM (Front Perjuangan Rakyat Miskin) mendatangi Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan, Semarang, Selasa (04/05/2004). Mereka meminta Polda tak mengulangi insiden UMI di Jateng dengan menandatangani surat kesepakatan bersama.Surat kesepakatan bersama yang ditulis dalam secarik kertas HVS tersebut ditandatangani Karo Bina Mitra Polda Jateng Kombes Pol Mutamin dan 5 perwakilan demonstran, Driyo Saputro, Yogi Nursito, H. Siregar, Humam Fauzi, dan Azhar Rahman.Dalam surat kesepakatan yang dibacakan AKP Rini S sesaat sebelum demonstran meninggalkan Mapolda tersebut, berisi dua poin. Pertama, pihak Polda dan demonstran bersama-sama menjaga tidak terjadinya tindak kekerasan. Dan, Polda dan seluruh jajarannya diinstruksikan tidak melakukan kekerasan terhadap aksi mahasiswa.Sebelum mendatangi Mapolda Jateng, massa aksi secara bergantian memulai aksinya dari Kawasan Bundaran Air MAncur Semarang, Jl. Pahlawan. Massa aksi yang datang pertama kami adalah BEM UNNES sekitar pukul 10.15 WIB. Kemudian disusul dengan massa FH Undip, HMI Undip, dan FPRM.Mulai pukul 11.30 WIB massa aksi juga secara bergelombang tiba di Mapolda. Dan, baru setengah jam berikutnya mereka semua berkumpul menjadi satu barisan, kecuali HMI Undip. HMI Undip menggelar aksinya secara terpisah.Setiba di Mapolda mereka semua berorasi secara bergantian dan meminta berdialog dengan Kapolda. Tapi tak berhasil. Akhirnya, mereka hanya mengelar happening art) dan menyanyikan lagu-lagu khas mahasiswa.Aparat kepolisian dari seluruh Polsek di Semarang turun ke lapangan. Bahkan, Kapolwiltabes Semarang AKBP Badrodin Haiti pun tampak mondar-mandir di sekitar aksi mahasiswa. Ia juga sempat berdebat dengan salah satu peserta aksi dari LMND Bagas.Sekitar pukul 13.15 WIB, massa aksi mulai meninggalkan Mapolda setelah pembacaan surat kesepakatan bersama. Mereka bergerak satu per satu kembali ke kampus masing-masing. Tak ada insiden apa pun dalam aksi tersebut. Aparat kepolisian terlihat sangat persuasif. (asy/)


Berita Terkait