Seribuan Mahasiswa Palembang Tuntut Kapolri Dicopot
Selasa, 04 Mei 2004 14:39 WIB
Palembang - Sekitar seribu mahasiswa di Palembang hari ini, Selasa (4/5/2004) melakukan aksi solidaritas atas penyerbuan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Mereka menuntut Kapolri dicopot.Aksi solidaritas ini diikuti mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Universitas Bina Dharma, Unsri, Universitas IBA, dan IAIN Raden Fatah Palembang. Aksi dimulai dari Bundaran Air Mancur Palembang, Jl. Merdeka, sekitar pukul 11.00 WIB, long march menuju kantor Gubernur Sumsel melalui Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. Kapten A.Rivai. Tapi, sebelumnya mahasiwa UMP membakar beberapa ban mobil di depan kampusnya.Di kantor gubernur Sumsel itu, mereka melakukan orasi sejenak dan membacakan pernyataan sikap. Para pengunjukrasa itu membawa spanduk yang berisi tulisan antara lain 'POLRI bertanggung jawab atas tindakan kekerasan terhadap mahasiswa di UMI', 'Copot Kapolri Da'i Bachtiar', 'Mahasiswa bukan bintang gembala', 'Mengutuk tindak kekerasan dan meliterisme.'Isi pernyataan sikap mereka selain memprotes aksi kekerasan aparat polisi di kampus UMI Makassar, juga menuntut agar aparat polisi yang melakukan tindak kekerasan tersebut diproses hukum. Menurut rencana aksi para mahasiswa itu seharusnya dilanjutkan ke Markas Polda Sumsel, Jl. Jenderal Sudirman Palembang, tapi akhirnya dibatalkan. "Massa yang ikut aksi masih belum terkonsolidasi. Jadi, kita tunda dulu aksi ke sana, mungkin besok aksi ke Polda," kata Chandra, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP).
(asy/)











































