Adalah produser Barry Jesephson dan Michelle Krumm yang mengatakan ketertarikannya membuat film soal Assange ini. Mereka akan menjadikan buku biografi Assange sebagai bahan untuk film mereka.
Seperti ditulis Hollywoodreporter.com, dan dilansir guardian Minggu (23/1/2011), biografi Assange berjudul "The Most Dangerous Man in The World" karya Andrew Fowler, akan dirilis tahun ini. Nah, Josephson dan Krumm sedang berupaya mendapatkan hak film dari buku tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksinya yang terakhir adalah Cablegate, dimana 251,287 kawat diplomatik rahasia berbagai Kedubes AS di seluruh dunia dibocorkan. Assange pun menjadi sasaran kemarahan pemerintah AS. Dia dibidik dengan kasus pelecehan seksual, dan kini bebas dengan uang jaminan.
Pada Desember 2010, untuk membayar uang pengacaranya, Assange membuat kesepakatan US$ 1 juta untuk membuat otobiografi berdasarkan wawancara-wawancara Fowler. Otobiografi ini akan diterbitkan Melbourne University Publishing.
Hollywood pun mengungkapkan ketertarikannya. Sejumlah produser film mengajukan diri termasuk Josephson dan Krumm. Meski belum ada penulis skenario yang resmi ditunjuk, film soal Assange ini diperkirakan akan penuh ketegangan ala adaptasi film dari novel politik Tom Clancy.
(fay/fay)











































