Al Qaeda Dituding Mendalangi Serangan di Arab Saudi
Selasa, 04 Mei 2004 13:40 WIB
Jakarta - Jaringan al Qaeda dituding berada di balik serangan teroris di kota industri minyak Yanbu di Arab Saudi yang menewaskan lima warga Barat dan seorang warga Saudi.Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Nayef, seperti diberitakan Associated Press, Selasa (4/5/2004)."Ya, namun kami butuh waktu untuk memastikan ini," ujar Nayef ketika ditanyakan apakah al Qaeda dituduh bersalah dalam serangan tersebut.Peristiwa yang terjadi Sabtu (1/5/2004) lalu itu, bermula ketika empat pria bersenjata melancarkan tembakan ke kantor ABB Lummus Global Inc, sebuah kontraktor minyak berbasis di Houston, Amerika Serikat. Seorang warga Australia, dua warga AS, dua warga Inggris dan seorang warga Saudi tewas dalam insiden itu. Keempat penyerang -- yang menurut polisi adalah warga Saudi -- juga tewas.Kejadian ini mendorong puluhan warga asing untuk meninggalkan negara kaya minyak itu. Lusinan pekerja ABB telah mulai meninggalkan Saudi. Alasannya, mereka kini tidak lagi merasa aman di kerajaan tersebut. Duta Besar AS bahkan hari ini pergi ke Yanbu untuk menyerukan semua warga AS pergi dari Saudi.
(ita/)











































