Menkokesra Kucurkan Dana PNPM Rp 437,2 M untuk Lampung

Menkokesra Kucurkan Dana PNPM Rp 437,2 M untuk Lampung

- detikNews
Minggu, 23 Jan 2011 08:20 WIB
Menkokesra Kucurkan Dana PNPM Rp 437,2 M untuk Lampung
Lampung - Dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono memberikan dana Bantuan Langsung Masyarakay (BLM) berupa PNPM.  Adapun, total bantuan tersebut sebesar Rp 437,225 miliar.

"PNPM Mandiri bukan hanya sekedar membagikan dana BLM saja kepada masyarakat. PNPN Mandiri merupakan wadah pembelajaran bagi masyarakat terhadap nilai dan etika yang luhur di mana masyarakat dibimbing untuk membangun kemitraan," jelas Agung Laksono.

Hal itu diungkapkan Agung pada acara penyerahan BLM progran PNPM Mandiri di Desa Bratayuda, Kecamatan Brambangan Umpu, Kabupaten Waykanan, Lampung, Sabtu (22/1/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BLM sebesar Rp 432,225 miliar itu akan disebarkan melalui PNPM Mandiri Pedesaan di 12 kabupaten pada 133 kecamatan senilai Rp 291,800 miliar, PNPM Mandiri Perkotaan di 4 kota pada 21 kecamatan sebesar Rp 19.675 miliar dan PNPM Mandiri Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah di 10 kabupaten pada 50 kecamatan senilai Rp 125,75 miliar serta PNPM untuk Kabupaten Way Kanan sebesar Rp 30,650 miliar,

Tidak hanya itu Lampung juga mendapatkan bantuan program beras bersubsidi bagi keluarga miskin (Raskin). Untuk Lampung, mendapatkan pagu Raskin sebesar 133,198 ton yang akan dibagikan ke  739 rumah tangga sasaran (RTS).

"Saya harap, penyaluran raskin ini terus diperbaiki, sehingga pagu Raskin dapat terserap 100 persen dan tepat sasaran pada akhir tahun 2011 nanti," katanya. 

Untuk meningkatkan membantu meningkatkan usaha mikro dan kecil, Menko Kesra juga telah menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 1,02 triliun untuk 85.319 debitur. Para debitur itu, mendapatkan rata-rata kredit sebesar Rp 8,5 juta.

"Melalui KUR ini, saya harap dapat mengurangi ketergantungan bagi pengusaha UMKM dan koperasi para rentenir dan mendorong peluang munculnya usaha baru serta menurunkan pengangguran,' jelasnya.

Agung berharap, bank lain dapat mendukung program tersebut. "Dengan demikian maka usaha mikro dapat terus berkembang sehingga kesejahteraan masyarakat rakyat meningkat," katanya.

Lebih jauh Agung berharap, dengan adanya program PNPM itu, angka kemiskinan dapat menurun hingga 10 persen di tahun 2014. Agung mengklaim, pada tahun 2010 lalu, tingkat kemiskinan menurun sebesar 13,33 persen.

"Sementara tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2004 sebesar 9,9 persen, maka pada tahun 2010,  turun menjadi 7,41 persen," katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penanggulangan Kemiskinan Sujana Ro'yat mengungngkapkan, dana PNPM itu akan terus diawasi hingga sampai ke tangan masyarakat. Jika ditemukan adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan tersebut, masyarakat disarankan untuk melapor.

"SMs ke Kesra di nomor 085880001949 kalau ada yang tidak beres. Jika berasnya jelek, jangan diterima," kata Sujana. (mei/ape)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini