Dengan hanya mengenakan celana dalam, Wang membentak dan berteriak memarahi petugas hingga kepala stasiun. Wang mengaku kehabisan kesabaran setelah 14 jam antre untuk tiket di Jinhua, Provinsi Zhejiang, dan ternyata tiket itu terjual habis.
Pria yang berprofesi sebagai pekerja migran ini sangat ingin pulang kampung bersama keluarganya di di Shanqiu, Provinsi Henan, untuk merayakan Tahun Baru Cina atau Imlek. "Setelah mengantre cukup lama, saya tidak tahan lagi. Saya lalu berjalan ke kantor kepala stasiun dan mengatakan apa yang saya keluhkan dengan melepas semua pakaian saya," ujar Wang seperti dikutip dari web.orange.co.uk, Minggu (23/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terkejut melihat dia datang berjalan dengan telanjang, sambil meminta tiket kereta api," katanya.
"Jinhua bukan stasiun pertama yang kehabisan tiket, setiap hari kami hanya memiliki sekitar 100 tiket untuk Shangqiu. Normal bahwa dia tidak bisa membeli tiket kereta,"
Wang akhirnya menghentikan protesnya setelah polisi memperingatkan bahwa dia bsia dikenai tuduhan melakukan perbuatan keji di depan umum.
(ape/ape)











































