Banjir lahar yang terjadi berkali-kali menyebabkan badan jalan tergerus oleh material lahar dingin. Puluhan cek dam dan talud yang sedang dibangun kembali oleh Bina Marga siang tadi, kembali hancur akibat terjangan arus lahar dingin yang kecepatannya mencapai 14 km/jam.
Menurut Retijo, petugas Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) di Pos Pemantauan Merapi Desa Ngepos, Kecamatan Srumbung, Magelang kepada detikcom, Sabtu(22/01/2011) arus banjir lahar dingin tergolong kencang. Akibat tumbukan material batu dan lumpur secara konstan, bangunan cek dam dan bendungan yang dibangun untuk menahan banjir jadi hancur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/lh)











































