Pihak Terlibat Saling Tutup Informasi, Kasus Gayus Makin Ruwet

Pihak Terlibat Saling Tutup Informasi, Kasus Gayus Makin Ruwet

- detikNews
Sabtu, 22 Jan 2011 16:31 WIB
Jakarta - Ada dugaan masing-masing pihak yang terlibat kasus Gayus Tambunan, saling menutupi informasi agar praktek mafia pajak tidak sampai dibongkar hingga tuntas. Namun apa pun resikonya, kasus itu dibongkar tuntas agar para pengemplang pajak untuk negara bisa segera diketahui dan dikenai sanksi hukum.

"Seperti Jaksa Cirus dengan kasus Antasari, pajak dengan Bakrie," ujar penasihat Indonesia Police Watch (IPW), Johnson Pandjaitan, kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/1/2011).

Pihak kepolisian mengaku menunggu hasil persidangan Gayus Tambunan jilid II, dalam kasus dugaan suap senilai Rp 28 miliar. Baru dari pengakuan Gayus, kepolisan mengembangkan kasus ini pada para penyuap. Tapi oleh IPW langkah itu dinilai terlalu lamban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau begini polisi patut diduga berusaha melindungi 149 pengemplang pajak besar dan mengamankan pihak-pihak yang saling mengunci," terang dia.

Johnson pun tidak heran dengan sikap polisi yang maju mundur mengusut keterlibatan Jaksa Cirus Sinaga dalam kasus ini. Cirus diduga memegang informasi penting dalam kasus Antasari sehingga polisi ragu-ragu melangkah lebih jauh.

"Cirus sangat berperan dalam kasus yang Rp 28 miliar itu. Para penyidik diduga kompromi dengan Cirus," tambah Johnson.

(rdf/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini