Hal itu dapat dijumpai di rantai pembatas trotoar yang ada di Jalan Jenderal Sudirman arah Blok M, tepatnya di sekitar Stasiun Sudirman. Pembatas trotoar di lokasi itu berwarna hitam penuh dengan oli.
"Itu sudah sekitar sebulan yang lalu dilumuri oli oleh petugas dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Biasanya seminggu sekali mereka ngasih oli ke rantai pembatas itu," kata Aziz, salah satu penjual koran yang mangkal di Stasiun Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebelum pembatas itu dilumuri oli, orang-orang sering sekali menerobos hanya sekadar untuk menyetop dan menaiki bus kota. Padahal jelas-jelas di lokasi itu terdapat tanda dilarang berhenti atau S coret.
"Mungkin biar orang nggak naik bus dari sini kali ya Mas, soalnya dulu orang suka naik bus dari sini dan bus ngetem di sini. Jadi bikin macet," kata Aziz.
Dan sejak pembatas itu dilumuri oli, orang-orang yang terbiasa menerobos menjadi sangat berkurang. Mereka memilih menghindari pembatas itu dari pada tangannya atau bajunya terkena oli yang berwarna hitam.
"Sekarang sih sudah jauh berkurang, orang males kena oli kali ya," kata Aziz.
Sementara itu menurut Ito, salah satu karyawan perusahaan asuransi di Jalan MH Thamrin, oli itu untuk mencegah orang menyeberang sembarangan. " Di situ juga orang suka menyeberang sembarangan, padahal kan berbahaya. Sejak ada oli sekitar satu bulan yang lalu, jadi berkurang," katanya kepada detikcom.
(ken/ndr)











































