Blair pun menyerukan negara-negara Barat untuk mengatasi "tantangan yang datang" dari Iran. Hal itu disampaikan Blair di London, Inggris dalam sidang penyelidikan mengenai perang Irak.
Dikatakan Blair, dengan pekerjaannya sekarang sebagai utusan damai Timur Tengah, dia bisa melihat 'dampak dan pengaruh Iran di mana-mana."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blair pun menyinggung soal pidato Obama di Mesir dua tahun lalu di mana Obama mengatakan ingin menawarkan persahabatan dengan dunia muslim.
"Presiden Obama, bukan Presiden Bush, pergi ke Kairo pada Maret 2009, tepat di jantung Islam. Dia menyampaikan pidato di mana dia mengatakan "kesampingkan era Bush, saya sekarang menawarkan uluran persahabatan, kalian, Iran bisa datang untuk persahabatan ...," kata Blair.
"Respons apa yang dia (Obama) dapat? Mereka meneruskan terorisme, mereka meneruskan destabilisasi, mereka meneruskan senjata nuklir," cetus Blair.
Saat ini di Istanbul, Turki tengah berlangsung pertemuan antara negara-negara besar dengan Iran guna membahas program nuklir Iran. Pemerintah AS dan lainnya telah lama mencurigai Iran diam-diam berniat mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklirnya. Namun pemerintah Teheran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi.
(ita/ita)











































