Ledakan di Pekanbaru Bersamaan Sidang Bom Bali

Ledakan di Pekanbaru Bersamaan Sidang Bom Bali

- detikNews
Selasa, 04 Mei 2004 11:54 WIB
Pekanbaru - Wakapolda Riau Kombes Soewadji menyangkal ledakan di Pekanbaru-Riau, terkait dengan bom Bali yang kebetulan Selasa siang (4/5/2004) ini tengah digelar sidangnya."O, nggak ada hubungannya dengan sidang maupun teror bom Bali," kata Soewadji pada wartawan di lokasi ledakan yang merobohkan 2 ruko di Jl.Soekarno-Hatta, Pekanbaru.Sidang yang digelar Pengadilan Negeri Pekanbaru berlangsung di Gedung Dharmawanita, Jl.Diponegoro dengan terdakwa Sidik Doyo. Sidik didakwa menyembunyikan pelaku bom Bali, misalnya Dr Azahari dan Nurdin Mohd Top. Sidik adalah warga Blitar.Sedangkan akibat ledakan yang merobohkan 2 ruko di Jl.Soekarno-Hatta, serpihannya terlontar hingga 60 meter ke sebelah kiri ruko. Di dalam ruko yang telah runtuh itu, ditemukan lubang sedalam 2 meter dan diperkirakan pusat ledakan.Sekadar diketahui, ruko di Jl.Soekarno-Hatta itu terdiri dari 4 petak. Petak pertama disewa Along untuk grosir sembako. Petak kedua adalah kantor MLM CNI. Dua petak ruko lainnya disewa Rumah Makan Family Buana. Ongkos sewa adalah 25 juta/tahun. Ruko itu adalah milik Ny.Syamsidar yang disebut-sebut bersuamikan seorang warga AS. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads