Kapolres Jakarta Pusat Kombes (Pol) Hamidin membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, tawuran yang dimulai pukul 05.00 WIB itu, sudah terjadi dua kali dalam pekan ini.
"Ini anak-anak (pemuda-red)," kata Hamidin saat dihubungi detikcom, Sabtu (22/1/2011) pukul 07.15.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, tawuran berawal dari para pemuda yang mabuk. "Ada yang melempar ke arah kelompok lain, dan dibales. Terus ada yang ngomporin," kata Hamidin.
Saat ini, katanya, situasi di lokasi sudah bisa diatasi. Untuk setiap kasus tawuran di wilayahnya, Hamidin mengatakan, ia selalu menggunakan strategi rayonisasi.
"Semua polsek terdekat menangani, agar tidak berkembang. Setiap ada tawuran di Jakarta Pusat, tidak begitu besar," kata Hamidin.
(lrn/lrn)











































