Tidak hanya itu, massa juga memukul dan lompat ke atap mobil. Seperti dilansir AFP, Jumat (21/1/2011), dalam kunjungan pertamanya sejak menjabat November tahun lalu, iring-iringan Alliot-Marie dihadang massa. Alliot-Marie hendak mengunjungi sebuah rumah sakit di Kota Gaza.
Massa memrotes salah satu pernyataan Alliot-Marie yang tidak benar saat ia bertemu dengan orangย tua tentara Israel yang ditahan, Gilad Shalit, di Jerusalem, Kamis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah itu, radio publik Israel memosting kisah tersebut dalam situsnya yang berbahasa Arab dengan salah. Situs itu mengutip pernyataan Alliot-Marie bahwa Uni Eropa 'harus mengutuk kejahatan perang yang dilakukan Hamas dengan menahan Gilad Shalit.'
Polisi Hamas langsung membubarkan pemrotes dan mengizinkan konvoi untuk melanjutkan perjalanan sang menteri ke Kota Gaza.
"Ada 30 sampai 50 demonstran, itu tidak terlalu serius," kata sang menteri setelah itu.
"Di antara para demonstran ada ibu-ibu yang bersedih, saya bisa mengerti. Namun ada yang lain yang memiliki perhatian lain," katanya.
Dalam kunjungannya, Alliot-Marie menyerukan untuk mengakhiri blokade Israel di wilayah Palestina yang miskin. (lrn/lrn)











































