Meski Ada Kekurangan, Pers Indonesia dalam Jalur yang Wajar

Meski Ada Kekurangan, Pers Indonesia dalam Jalur yang Wajar

- detikNews
Jumat, 21 Jan 2011 16:13 WIB
Meski Ada Kekurangan, Pers Indonesia dalam Jalur yang Wajar
Jakarta - Berbagai kalangan masyarakat menuding pemberitaan pers condong mendukung kepentingan dari pemilik perusahaan dan selalu menyudutkan pemerintah. Bagaimana tanggapan Presiden SBY mengenai itu?.

"Tadi Presiden mengatakan pers Indonesia sudah dalam jalur yang wajar. Kalau masih ada kekurangan itu hal yang wajar," kata Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Margiono, usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat
(21/1/2011).

Margiono mengatakan hal tersebut saat ditanya wartawan apakah saat bertemu dengan Presiden, Presiden SBY mengeluhkan tentang pemberitaan-pemberitaan media yang akhir-akhir ini menyudutkannya. Hingga akhirnya Presiden melakukan klarifikasi, seperti kasus RUUK DIY misalnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip ucapan Presiden, Margiono mengatakan, tak cuma wartawan saja yang memiliki kekurangan. Pemerintah pun juga kadang melakukan kesalahan. Namun kesalahan-kesalahan itu harusnya diperbaiki dengan mengedepankan profesionalisme.

"Pemerintah juga kadang-kadang ada kesalahan, ada perbaikan profesionalisme. Beliau katakan itu sebagai upaya yang serius untuk perbaiki pers," imbuh Margiono.

(anw/lh)


Berita Terkait