Netanyahu memasang gajinya di situs pertemanan itu seiring dengan permintaan publik. Dia menyatakan, "memutuskan untuk memberikan transparansi total." Aksinya ini bersamaan dengan permintaan kenaikan gaji para pejabat tingkat tinggi dan anggota DPR. Demikian dilansir Reuters pada 10 Januari 2011.
Kecilnya gaji Netanyahu dibandingkan para pemimpin dunia lainnya membuat para komentator di negeri itu kaget.
Dalam slip bulan Desember itu termuat gaji kotor Netanyahu yang mencapai 110 juta rupiah, lalu dipotong dengan pajak penghasilan, asuransi kesehatan, biaya langganan empat koran, pulsa telepon seluler, dan ongkos kendaraan lapis baja. Slip itu tidak menjelaskan biaya yang dicover oleh negara.
Juli 2010, majalah The Economist menempatkan PM Singapura Lee Hsien Loong sebagai pemimpin dunia dengan gaji pokok tahunan tertinggi yaitu 2,18 juta dolar (Rp 19,8 miliar). Artinya, gaji Lee Hsien Loong lebih tinggi sekitar 40 kali dibandingkan Netanyahu, pemimpin negeri sekutu AS itu.
(nrl/nwk)











































