"Kita sudah mencari-carinya di sekitar RSCM, Matraman, kita telusuri, tapi belum ketemu," kata anak kedua Ibrahim, Nova, kepada detikcom, Jumat (21/1/2011).
Nova menceritakan, ayahnya hilang sejak Kamis (20/1/2011), kemarin. Saat itu, diantar sang ibu, ayahnya yang seorang pensiunan pegawai BPKP tersebut, kontrol rutin ke RSCM. Ibrahim mengidap diabetes sejak 15 tahun lalu serta liver. Ibrahim juga menderita katarak, sehingga penglihatannya sudah menurun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kali ini, setelah ibunya kembali lagi ke RSCM pukul 15.00 WIB, ayahnya sudah tidak ada di tempat. "Sebenarnya tiap kontrol gitu ditinggal nggak apa-apa. Biasanya kalau ditinggal, suka dibeliin makanan dan koran sama Mama. Tapi sekarang mungkin Papa makin pelupa," tutur Nova.
Menurut Nova, kondisi kesehatan ayahnya memang makin memburuk akhir-akhir ini. Selain terjadi pembengkakan di bagian perut, Ibrahim sudah sulit untuk berjalan. Namun, entah apa yang terjadi, waktu ibunya hendak menjemput ke RSCM, ayahnya tidak ada.
"Kami sudah lapor ke kantor polisi yang ada di depan RSCM. Pihak RSCM juga sudah kami informasikan mengenai kejadian ini, namun belum ada hasilnya," kata Nova yang tinggal bersama orangtuanya di Kompleks PTB, Blok 2 H No 9 RT 1 RW 5, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, ini.
Nova melanjutkan, saat terakhir ditinggal di RSCM, ayahnya mengenakan kemeja salur-salur warna biru, jaket berwarna krem, dan sepatu sandal cokelat. Ciri-ciri Ibrahim antara lain berambut putih, hidung mancung, dagu panjang, dan kulit cokelat.
"Kemarin malam ada bapak-bapak tukang parkir yang melihat di jalan sekitar RSCM, tapi belum ada informasi lagi," tutupnya.
(irw/nrl)











































