Hal tersebut disampaikan Hu dalam pertemuan dengan para pejabat senior AS dan para tokoh bisnis di Washington, Kamis, 20 Januari waktu setempat. Presiden Hu tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke AS.
Dikatakan Hu, Taiwan dan Tibet merupakan kepentingan inti China. "Isu-isu terkait Taiwan dan Tibet menyangkut kedaulatan dan integritas wilayah China," kata Hu seperti dilansir Press TV, Jumat (21/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak terlibat dalam adu senjata, kami bukan ancaman militer bagi negara manapun. China tak akan pernah mendominasi atau mengejar kebijakan perluasan," tegas Hu.
Hu juga mendesak Washington untuk mengupayakan hubungan bilateral berdasarkan saling respek dan kerjasama. Hu meminta pemerintah AS untuk mencoba menyelesaikan isu-isu kepentingan besar dengan lancar.
"Peninjauan sejarah hubungan kita menyatakan bahwa hubungan AS-China akan mengalami pertumbuhan yang lancar dan kokoh saat kedua negara menangani dengan baik isu-isu yang melibatkan kepentingan besar masing-masing," ujar Hu.
"Jika tidak, hubungan kita akan mengalami kesulitan terus-menerus atau bahkan ketegangan," tandasnya.
(ita/nrl)











































