Kecam Insiden UMI, Massa KAMMI Semarang Berunjuk Rasa

Kecam Insiden UMI, Massa KAMMI Semarang Berunjuk Rasa

- detikNews
Senin, 03 Mei 2004 14:29 WIB
Semarang - Sebagai bentuk respons atas penyerbuan polisi ke kampus UMI Makassar, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Semarang menggelar aksi unjuk rasa. Mereka meminta pemerintah mengusut tuntas kasus tersebut.Mereka juga menyerukan masyarakat untuk berpikir jernih dalam memilih capres mendatang agar kasus 'penyerbuan UMI' itu tidak terulang lagi. Massa juga berharap agar tidak capres yang membolehkan cara represif dalam menyelesaikan persoalan.Dalam aksinya, mereka membawa sejumlah poster yang bertuliskan 'Pecat aparat yang terlibat penyerbuan', 'Jangan pilih capres yang represif', 'Penyerbuan kampus UMI = Tindakan biadab', dan lain-lain.Aksi KAMMI tersebut dimulai sekitar 14.00 WIB dari Bundaran Anir Mancur Semarang, Jl. Pahlawan, Senin (03/05/2004). Di sana, mereka berorasi mengecam represifitas aparat kepolisian dalam menangani gerakan mahasiswa. Menurut Humas KAMMI Harun, KAMMI Semarang turut berbela seungkawa atas kejadian yang menimpa mahasiswa UMI. "Kami mendukung sepenuhnya aksi yang dilakukan mereka (mahasiswa UMI). Kami mengutuk tindakan represif aparat," katanya kepada detikcom disela-sela aksi.Setelah beberapa saat berorasi, para aktivis KAMMI yang merupakan gabungan dari beberapa kampus di Semarang tersebut menuju Mapolda Jateng yang jaraknya sekitar setengah km dari Bundaran Air Mancur. Di sana mereka menggelar happening art yang menggambarkan penyerbuan polisi ke UMI.Beberapa polisi tampak mengawal aksi yang berlangsung damai tersebut. Rencananya mereka akan mengakhiri aksi sekitar pukul 15.30 WIB. Dari Mapolda, mereka kembali ke kampus masing-masing. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini