Tolak Menguatnya Militerisme, Massa Bakar Atribut Tentara
Senin, 03 Mei 2004 13:47 WIB
Jakarta - Puluhan aktivis Barisan Oposisi Bersatu menggelar aksi menolak menguatnya watak militerisme di kalangan aparat di kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat. Dalam aksinya massa sempat melakukan pembakaran ban dan atribut militer.Dalam aksi yang digelar dari pukul 11.30 WIB hingga 13.00 WIB ini massa menilai tindakan brutal aparat kepolisian dalam menangani demo di kampus UMI Makassar menunjukkan menguatnya militerisme di kalangan aparat. Watak militerisme dikhawatirkan akan menguat jika tokoh berlatar belakang militer terpilih sebagai presiden.Barisan Oposisi Bersatu juga menyoroti kasus pengkapan Abu Bakar Ba'asyir yang dinilai merupakan menginjak-injak demokrasi dan hukum Indonesia. Penangkapan Ba'syir yang dilakukan secara paksa, terpaksa pembubaran paksa massa pendukung Ba'syir, juga menunjukkan menguatnya militerisme di jajaran kepolisian.Ketua umum Partai Rakyat Demokratik Yusus Lakaseng, dalam orasinya, menyatakan akan timbul bahaya jika militer diberi kesempatan untuk berkuasa. "Untuk itu lah kami menyerukan agar menolak calon presiden dari militer dan menolak calon-calon presiden yang pro militer.
(gtp/)











































